Featured Post Today
print this page
Latest Post

Ribuan Pesilat Ikuti Pawai Pencak Malioboro Festival 2017

YOGYA - Ribuan pesilat, lengkap mengenakan seragam perguruan masing-masing memadati jalanan Malioboro, Minggu (20/8/2017).
Para pesilat tersebut mengikuti pawai yang merupakan puncak dari acara Pencak Malioboro Festival 2017.


Perlu diketahui, festival tersebut sudah berlangsung sejak Jumat (18/8/2017) lalu dan berakhir pada hari ini.
Selama berpawai di jalanan Malioboro, para pesilat juga sesekali tampak memperagakan beberapa jurus perguruan silat masing-masing.

Sebelumnya, Yosi Poediono, panitia acara mengatakan dalam festival yang digelar pihaknya, selain menggelar beberapa lomba dan workshop, nantinya juga akan menggelar pawai yang diikuti ribuan peserta.

"Festivalnya 3 hari dan puncaknya hari Minggu, seluruh peserta akan ikut pawai di sepanjang jalan Malioboro," ucapnya kemarin, Sabtu (19/8/2017). (*)

http://jogja.tribunnews.com/2017/08/20/ribuan-pesilat-ikuti-pawai-pencak-malioboro-festival-2017
0 komentar

Kejurnas Persinas ASAD, Presiden Bilang Pencak Silat Perwujudan Karakter Bangsa

Presiden Joko Widodo resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas)Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Tingkat Remaja Tahun 2017, Hari Selasa, Tanggal 8 Agustus 2017 kemarin, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur.
Pada saat yang sama, Kepala Negara juga melakukan silaturahim dengan sejumlah ulama pondok pesantren (pontren) tersebut.


Pada kesempatan itu, Presiden mengatakan bahwa pencak silat yang merupakan warisan budaya Bangsa Indonesia, sehingga merupakan salahsatu perwujudan karakter bangsa.
Bahkan, menurut Presiden, seni bela diri ini kini telah dikenal luas hingga mancanegara. Sebagai sebuah perwujudan karakter bangsa, tak heran bila warisan leluhur tersebut dirasa perlu untuk dijaga dan dirawat bersama.

“Tanpa kesadaran kita untuk menjaga dan merawat seni tradisi pencak silat ini, kita akan kehilangan sebuah karakter. Inilah sebuah karakter bangsa yang harus kita rawat dan jaga bersama-sama,” kata Presiden yang dalam acara tersebut mengenakan pakaian khas pendekar.

Presiden mengisahkan, saat masih menjadi Wali Kota Solo dulu, dirinya juga pernah meresmikan kegiatan serupa, yang diselenggarakan di Solo. Kini, mantan Gubernur DKI Jakarta ini kembali membuka kejuaraan tersebut, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan tradisi pencak silat.
“Sekarang, hari ini, saya membuka lagi. Sudah bukan wali kota, tetapi presiden,” canda Presiden disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

Bagi Presiden Joko Widodo, pencak silat merupakan sarana putra bangsa dalam menunjukkan etos kerja dan produktivitas kepada dunia luar. Selain itu, pencak silat juga dapat menumbuhkan semangat berani berkompetisi dan bersaing bagi anak-anak muda. Inilah pendidikan karakter yang memang hendak ditanamkan pemerintah melalui pengembangan sumber daya manusianya.
“Saya senang, Pak Kiai tadi menyampaikan, silat ini bukan ingin mengadu manusia dengan manusia, tetapi kita ingin memberikan sebuah karakter kuat kepada remaja-remaja kita. Berani bersaing, bertanding, dan berkompetisi,” ucapnya.

Untuk diketahui, kejuaraan yang dihelat mulai 8 Agustus hingga 11 Agustus 2017 tersebut merupakan kegiatan rutin untuk melahirkan atlet-atlet pencak silat muda Indonesia. Kegiatan tersebut juga sekaligus sebagai sebuah upaya untuk merawat silat sebagai warisan budaya leluhur bangsa Indonesia. Sekretaris Kabinet Pramono turut hadir dalam acara tersebut.

​Sedangkan Ketua Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD Agus Susarso, dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah Pasanggirinas Persinas ASAD dan Kejurnas Remaja tahun 2017, dimana pada kali ini diikuti oleh peserta dari 34 provinsi di Indonesia.


Sementara Tokoh Agama Ponpes Minhajurrosidin KH Dr. Kasmudi, mengatakan bahwa Kejurnas Persinas ASAD ini, digelar dalam rangka meningkatkan kerukunan dan kekompakan sesama pendekar Persinas ASAD yang berbasis ponpes.

“Diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan para pendekar yang agamis, dimana para pendekar yang juga berasal dari para santri ini, agar dapat menjadi santri yang memiliki kemampuan beladiri yang mumpuni dan bisa turut serta dalam bela Negara,” pungkas Kiyai Kharismatik ini. (bey/anshori)


http://koranforum.com/2017/08/09/kejurnas-persinas-asad-presiden-bilang-pencak-silat-perwujudan-karakter-bangsa/
0 komentar

Buka Pasanggirinas, Jokowi puji PB Persinas rawat warisan leluhur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Pasanggiri Nasional (Pasanggirinas) serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Tahun 2017. Pembukaan ini dibalut dengan silaturahmi dengan ulama Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur.




Saat memberikan sambutan, Jokowi mengapresiasi PB Persinas yang menggelar Pasanggirinas dan Kejurnas tersebut. Pagelaran ini dinilai memelihara tradisi warisan leluhur.

"Tradisi warisan leluhur kita, seni bela diri pencak silat," ucap Jokowi di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Selasa (8/8).

Jokowi menekankan, pencak silat adalah karakter bangsa Indonesia. Karakter ini harus terus dipupuk di tengah perubahan global terus meningkat.

Kejurnas Persinas pernah dibuka Jokowi beberapa tahun lalu, saat dia menjabat sebagai Wali Kota Solo. Ini kali kedua dia membuka Kejurnas Persinas.

"Sekarang hari ini saya membuka lagi tapi sudah judulnya ganti, bukan Wali Kota tapi sudah Presiden. Jadi presiden membuka Kejurnas remaja Persinas Asad di tahun 2017," katanya disambut tepuk tangan riuh.
0 komentar
 
Support Silat Indonesia Community | SilatBogor Indonesia
Copyright © 2011. SilatBogor - All Rights Reserved
Template Created by SilatBogor Published by Silat Community
Proudly powered by Blogger