Featured Post Today
print this page
Latest Post

Wajah Situs Silatindonesia.com tahun 2006

Inilah wajah Situs Silatindonesia.com pada tahun 2006, desain sangat sederhana seperti sesederhana isi dan misinya. dan situs ini  merupakan situs pencak silat indonesia pertama yang tidak mengatasnamakan perguruan dan aliran, krn situs ini lahir untuk komunitas silat Indonesia.

Situs ini berdiri pada tahun 2004 oleh Yanweka bersama Tim Silatbogor dengan nama silatbogor, lalu pada tahun 2005 bergabung di serverMerdeka.com dan berubah nama menjadi silatindonesia.com.

Ketika Tahun 2006 situs ini dikelola bersama komunitas silatbogor hingga akhirnya pada tahun yg sama kalau tidak salah bergabung dengan kioss.com (mas Luri Darmawan). Saat itu Yanweka, Ezra dan Luri darmawan mengadakan pertemuan di Blok A Jaksel untuk membahas Situs ini agar lebih baik lagi.






0 komentar

Pujo Ingin Kalahkan Diri Sendiri Dulu


KALAHKAN diri sendiri dulu, baru mengalahkan orang lain. Bagaimana bisa mengalahkan orang lain, jika belum mampu mengalahkan diri sendiri.

Itulah filosofi atlet pelatda pencak silat, Pujo Janoko saat ditanya tentang kiat meraih prestasi di cabang olahraga bela diri tersebut.


Tentu filosofi itu maknanya sangat dalam, terutama untuk memacu tekad meraih prestasi. Menurut pria kelahiran Cirebon, 9 September 1981 ini, usaha melawan segala halangan dan rintangan berawal dari diri sendiri. Seperti rasa malas, capek, dan takut pada kondisi alam tertentu.

"Biasanya kita sering kalah oleh keadaan hingga mengganggu program latihan. Itu semua harus dilawan. Kalau kita berhasil melawan rintangan tersebut, tentu program latihan apa pun akan terlaksana dengan baik. Pada gilirannya berpengaruh juga pada keberhasilan saat pertandingan," ungkapnya.
0 komentar

Ada apa dengan pencak silat di Timor Leste??

Berita mengejutkan mengenai keberadaan silat di timor leste, ada apakah dengan pencak silat disana dan mengapa bisa di larang oleh pemerintah Timor leste? dan hanya krn masalah sepele pemerintah timor leste sampai terlalu over melarang pencak silat disana? apakah ada segi politis? silahkan anda jawab sendiri.....



Kepolisian Timor Leste memperingatkan siap menindak tegas siapa pun yang mempraktikkan bela diri, setelah pemerintah melarang semua jenis bela diri menyusul kekerasan maut antar geng di sana.

Menyusul maraknya tindak kekerasan yang dilakukan oleh beberapa oknum dari perguruan pencak silat, pemerintah Timor Leste mengeluarkan larangan untuk mempelajari seni bela diri tersebut.

Paling tidak 12 orang tewas dan lebih dari 200 terluka selama dua tahun terakhir sebagai akibat pertarungan akibat persaingan di antara kelompok pencak silat lokal, kata Armando Monteiro, seorang kepala penyelidik Kepolisian Nasional Timor Leste.
0 komentar

Mengenang pencak silat betawi


Mengenang pencak silat betawi tidak terlepas dari sejarah perkembangan dan dinamika kota Jakarta tempo doeloe, sejak dahulu Jakarta sudah menjadi kota cosmopolitan tempat dimana pertemuan berbagai ragam budaya, suku bangsa, seperti suku-suku dari daerah – daerah di Nusantara hingga bangsa lain seperti Arab, Melayu, India, Cina, Portugal, Belanda dan lain-lainnya.

 

Sejak Sunda kelapa (1527) dikuasai oleh pasukan Demak yang dipimpin Fatahillah, lahirlah Jayakarta, yang saat ini setiap tahun diperingati sebagai hari jadi kota Jakarta pada tanggal 22 Juni. Perjalanan panjang sejarah Jakarta berimpilikasi pada masyarakat yang mendiaminya, menurut ahli Antroplog Universitas Indonesia, Dr Yasmin Zaki Shahab MA, memperkirakan etnis betawi terbentuk sekitar tahun 1815-1893. Oleh sebab itu orang betawi sebenarnya terhitung sebagai pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lainnya yang sudah terlebih dahulu hidup di Jakarta seperti orang sunda, Jawa, Arab, Bali, Sumbawa, Ambon dan melayu.

Kemajemukan ini pula yang menyebabkan terjadinya pertukaran seni, budaya, adat istiadat hingga ilmu beladiri yang berkembang saat itu atau yang lebih popular dengan istilah “Maen Pukulan” (silat), Silat diperkirakan sudah ada sejak abad ke 16 dimana masyarakat setempat (Jayakarta) pada masa itu sering mempertunjukkan seni silat di saat pesta perkawinan atau khitanan(sunatan). Hal ini memperkuat dugaan bahwa silat tidak hanya berfungsi sebagai ilmu beladiri namun sudah menjadi suatu produk sosial, seni budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

1 komentar

IPOSI - Silat Silau Macan dari tanah Condet

KabarIndonesia - Tulisan ini hasil penelusuran kami saat berkunjung ke daerah condet, kawasan ini pernah menjadi daerah konservasi budaya betawi, oleh Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1975, melihat kehijaun dan udaranya yang sejuk, daerah ini memang dikenal sebagai daerah penghasil buah salak dan duku hingga saat ini.



Condet yang terbagi dalam tiga kelurahan Bale Kambang, Batu Ampar, dan Kampung Gedung gagal menjadi cagar budaya dan kini telah dipindahkan ke Setu Babakan oleh pemerintah DKI Jakarta, namun bila melihat sejarah panjang daerah ini, sejak 3.000 sampai 4.000 tahun lalu di kawasan yang berbatasan dengan Kramatjati ini sudah ada kehidupan.

Ditemukan kapak batu, gerabah, dan lampu perunggu di sini. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Budayawan Ridwan Saidi (Koran Republika-red) bahwa dahulu condet pernah menjadi pusat pemerintahan kerajaan Salaksana pada tahun 120M, nama-nama yang menjadi sejarah seperti seperti Bale Kambang dan Batu Ampar. Bale Kambang adalah tempat pesanggrahan raja-raja, sedangkan Batu Ampar merupakan batu besar tempat meletakkan sesaji (sesajen).
0 komentar

Festival Silat Merayakan Keragaman



Meski beragam, ada satu kesamaan yang menonjol dari indahnya seni silat ranah pasundan, yakni indahnya gerak silat itu sendiri. Tiada yang lebih bagus. Semua sederajat, sama-sama elok. Maka pantas bila keragamanlah yang dirayakan dalam pagelaran Festival Seni Silat kali ini
Selaras dengan semangat yang dibawa, pagelaran ini hanya menampilkan kekayaan seni gerak, olah napas, dan tari dari secuil wilayah bumi Jawa. Tak kurang dari 12 perguruan, gelaran bertajuk Festival Seni Pencak Silat Padjajaran Nasional ini menghadirkan berbagai macam pesona gerak tarung sekaligus tari dari ranah Sunda.

Kemeriahan makin lengkap dengan tampilnya beberapa perguruan Betawi yang di tahun lampau menjadi kebanggaan para jawara Batavia. Ada perguruan Putra Betawi. Ada juga Cingkrik Goning. Gelaran di Hall Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah ini pun riuh.

0 komentar
 
Support Silat Indonesia Community | SilatBogor Indonesia
Copyright © 2011. SilatBogor - All Rights Reserved
Template Created by SilatBogor Published by Silat Community
Proudly powered by Blogger